Disable Preloader

Pada tahun 2020 ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan kebijakan terbaru yang diberi tajuk Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kebijakan ini dibuat atas dasar perkembangan industry dan teknologi yang selalu berubah dari waktu ke waktu, sehingga diharapkan dengan adanya kebijakan baru ini bisa membantu mahasiswa untuk bisa menghadapi kultur masyarakat serta industry yang selalu inovatif. Dengan adanya kebijakan baru ini diharapkan agar mahasiswa nantinya lebih cepat mengenal dunia kerja dan bisa mengembangkan diri dengan lebih baik pada bidang yang diminati. Kebijakan Kampus Merdeka ini akan dapat membentuk mahasiswa yang lebih fleksibel dan inovatif serta memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dengan bebas sesuai minat serta tidak terkekang pada satu bidang saja. Sehingga dengan demikian wawasan setiap mahasiswa bisa menjadi lebih luas.

Adapun beberapa pokok kebijakan baru dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah sebagai berikut :

Pembukaan Prodi Baru

Dalam hal ini PTN dan PTS diberikan kewenangan untuk membuka Prodi apabila memiliki akreditasi A atau B dan memiliki kerjasama dengan mitra perusahaan, organisasi nirlaba, institusi multilateral dan juga universitas lain yang termasuk dalam TOP 100.

Perubahan Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi

Nantinya re-akreditasi  akan berlangsung secara otomatis untuk semua peringkat akreditasi dan sifatnya sukarela.

Kebebasan Bagi Perguruan Tinggi Negeri Untuk Menjadi Badan Hukum

Syarat untuk menjadi badan hukum bagi Pergurun Tinggi Negeri Badan Layanan Umum dan Satuan Kerja lebih dipermudah.

Hak Belajar 3 Semester Di Luar Prodi

Dengan adanya kewenangan ini maka mahasiswa dapat belajar di luar prodi yang masih berada di Perguruan Tinggi yang sama sebanyak 1 semester atau juga berhak belajar di luar Perguruan Tinggi sebanyak 2 semester.

Dengan adanya kebijakan baru ini tentunya banyak memberikan kesempatan, baik itu bagi mahasiswa maupun Perguruan Tinggi tersebut untuk lebih berkembang.  Setelah kebijakan ini keluar maka ada beberapa Perguruan Tinggi yang mulai menyesuaikan diri salah satunya adalah Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan yang selama ini telah menjalin kerjasama bersama Klik Data Indonesia dan secara aktif menggunakan KlikCampus. Tim pengembang KlikCampus saat ini sedang merancang fitur terbaru untuk UMTS sebagai bentuk adaptasi adanya kebijakan Kampus Merdeka, dimana nantinya mahasiswa bisa belajar lintas prodi di dalam Universitas tersebut.

 

 

Share:
admin

Semua manusia memiliki kesempatan yang sama, jadi tetap semangat untuk melakukan pekerjaan sebaik mungkin.

Comments