Disable Preloader

 

Sudah menjadi aturan dari BPJS,  ketika sebuah rumah sakit membutuhkan persetujuan dari BPJS untuk melakukan bridging maka akan dijalankan UAT (User Acceptance Test) terhadap sistem informasi manajemen yang digunakan oleh rumah sakit tersebut. Seperti halnya RSUD Kabupaten Simeulue yang sejak beberapa waktu ini  semakin aktif menggunakan SIMRS KLIKMEDIC dari Klik Data Indonesia, tentunya agar proses pelayanan di rumah sakitnya menjadi lebih sempurna, SIMRS KLIKMEDIC yang digunakan di RSUD Simeulue harus bisa bridging dengan BPJS sehingga dengan demikian untuk melakukan cetak SEP (Surat Elegibilitas Peserta) dan melakukan klaim BPJS bisa langsung dari SIMRS KLIKMEDIC. Namun jika tidak dilakukan brigding maka bisa saja tetap melakukan cetak SEP namun untuk melakukan klaim harus menggunakan aplikasi khusus dari BPJS dan tidak bisa dilakukan melalui SIMRS KLIKMEDIC secara langsung, tentunya hal ini akan membuat pekerjaan menjadi lebih lama dan merepotkan bukan? Itulah mengapa penting untuk dilakukan bridging dengan BPJS.

Untuk memastikan bahwa SIMRS KLIKMEDIC sudah sesuai dengan standar BPJS agar bisa dilakukan bridging maka dari itulah harus dilaksanakan UAT. Akhirnya setelah melalui proses yang panjang, disepakatilah UAT kali ini diadakan pada hari Senin (12/10) sekitar pukul 10.30 WIB. Berhubung jarak dan keterbatasan yang tidak memungkinkan bertemu muka  di saat pandemic seperti ini, maka UAT dilaksanakan melalui zoom. Dari pihak Klik Data Indonesia, perwakilan yang hadir dan mengikuti UAT ini adalah Rudi Yanto selaku direktur beserta tim pengembang & juga IT Support SIMRS KLIKMEDIC. Dari pihak BPJS diwakilkan oleh staff ITnya yaitu Yogie Ramadhani & tak lupa pihak IT RSUD Simeulue pun turut hadir dalam kegiatan UAT ini.

 

Sekitar pukul 10.30 WIB, UAT pun mulai dilaksanakan dan pertama-tama dibuka dengan simulasi pendaftaran melalui SIMRS KLIKMEDIC. Adapun yang harus diperiksa pada saat melakukan UAT ini termasuk banyak, diantaranya diperiksa juga mengenai cara mengecek referensi rujukan, memastikan bahwa SEP bisa tercetak dengan baik melalui SIMRS KLIKMEDIC baik itu untuk IGD, rawat inap dan rawat jalan serta masih banyak lagi checklist lainnya yang harus diperiksa satu persatu agar RSUD Simeulue bisa mendapatkan license untuk melaksanakan bridging. Tak ayal karenanya, UAT kali ini dilakukan hingga sore hari.

Nantinya setelah RSUD Simeulue berhasil mendapatkan license dari BPJS dan bisa melakukan bridging, selain  mampu melakukan cetak SEP dan klaim melalui SIMRS KLIKMEDIC, maka  pendaftaran online pun akan bisa dilaksanakan dengan mudah menggunakan aplikasi KLIKPASIEN. Sebab nantinya pada saat pasien mendaftar online menggunakan KLIKPASIEN, SEP juga akan dicetak otomatis dengan menggunakan Mesin Konfirmasi Hadir dan Cetak SEP. Hal tersebut tentunya tidak akan bisa dilaksanakan dengan lancar apabila RSUD Kabupaten Simeulue belum melakukan bridging dengan BPJS.

Share:
admin

Semua manusia memiliki kesempatan yang sama, jadi tetap semangat untuk melakukan pekerjaan sebaik mungkin.

Comments